Minggu, 28 Juni 2020

OPINI "Internet Sebagai Sarana Risalah Dakwah"

 

“INTERNET SEBAGAI SARANA RISALAH DAKWAH”

Oleh: Kaprawi Rahim

(Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam IAIN Bengkulu)

kaprawirahim07@gmail.com

 


Kemajuan zaman membawa perubahan yang sangat besar bagi manusia di seluruh penjuru dunia. Hidup kita di era digital masa kini selalu diwarnai dengan kecanggihan teknologi yang mampu mengubah semua tatanan kehidupan manusia dari yang tiada menjadi ada, dari yang jauh mejadi dekat, dari semuala tidak mungkin menjadi mungkin.

Disadari atau tidak bahwa perkembangan teknologi yang disebut internet, telah merubah pola interaksi masyarakat. Internet telah memberikan kontribusi yang demikian besar bagi masyarakat dari kalangan melarat hingga para konglomerat, dari masyarakat kecil hingga para pejabat, dan bagi semua manusia dimuka bumi ini. Hadirnya Internet telah menunjang efektifitas dan efisiensi sarana komunikasi, publikasi, serta sarana untuk mendapatkan berbagai informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat salah satu nya pengetahuan agama.

Berdasarkan data yang dilansir dari Tekonia.com melalui laporan digital oleh We Are Social, pada tahun 2020 ini tercatat pengguna internet sudah mencapai 4,5 milyar orang, dan saat di Indonesia sendiri pengguna internet saat ini sudah mencapai 175,4 juta orang, hal ini menunjukan bahwa pengguna internet selalu mengalami kenaikan dari tahun ke tahun, sebagaimana di tahun 2020 ini mengalami kenaikan sebanyak 17 % atau 25 juta orang dari tahun  sebelumnya.

 Melalui pesatnya pertumbuhan pengguna internet dari tahun ke tahun baik di tanah air khususnya dan dunia umumnya, maka tidak heran jika para Penceramah, Ustad, serta Mubaligh telah melirik dan menjadikan internet sebagai sarana dakwah.

Setidaknya ada beberapa fasilitas internet yang telah digunakan dai (Pendakwah) dalam menyebarkan risalah/pesan dakwah pada kalangan masyarakat saat ini seperti:

1.      Blog

Blog adalah kependekan dari Weblog. Seringkali blog digunakan untuk menyebut website pribadi yang selalu diupdate (diperbaharui) secara terus-menerus dan berisi link-link ke website lain yang dianggap menarik, dan disertai komentar-komentar pemilik blog dan pengunjungnya.

Pada awal kemunculannya, blog hanya digunakan untuk menulis catatan harian ataupun jurnal pribadi secara online di internet. Bahkan tak jarang yang menggunakannya hanya sekedar sebagai “Catatan Harian Online”. Topik bahasannya pun sesuai dengan hobi atau minat blogger.

Namun beberapa tahun terakhir blog mulai mengalami pergeseran fungsi dari sejak pertama kali dikenal. Para blogger mulai menggunakannya untuk mempublikasikan bisnis, koleksi foto, video, dan tak sedikit yang mulai fokus terhadap satu objek informasi, misalnya agama, politik, web design, olah raga, kesehatan, jurnalistik, psikologi dan sebagainya.

Sebagian aktivis dan pegiat dakwah para da'i pun mulai memanfaatkan teknologi ini untuk kemajuan dakwah. Sebagai contoh ketika kita mengetikkan “Blog Dakwah” di google.com maka akan muncul 14.100.000 hasil pencarian dalam 0,47 detik.

Adapun keuntungan melakukan kegiatan menyampaikan risalah dakwah melalui blog ini seperti, memperluas dakwah, mempublikasikan kajian dakwah serta memperluas hubungan baik antar sesam da’i maupun kepada mad’u/sasaran pendakwah (penerima).

2.      Email

Electronic Mail atau yang lebih dikenal dengan e-mail secara bahasa adalah “surat elektronik”. Pada dasarnya konsep email adalah seperti mengirim surat dengan pos biasa, hanya saja pengirim dan penerima berada dalam jaringan internet, tidak di dunia nyata. Pengiriman email pun sangatlah cepat. Hanya dalam hitungan detik seseorang sudah dapat menerima dan mengirim email ke mana pun di dunia ini. File yang dapat dikirim pun bermacam-macam, mulai program, video, audio, gambar, graphic, dan lain sebagainya.

Oleh karenanya email merupakan salah satu fasilitas yang paling banyak digunakan di Internet. Hal ini karena email merupakan alat komunikasi yang paling murah dan cepat. Melalui email kita dapat berhubungan dengan siapa saja yang terhubung ke internet di seluruh dunia dengan biaya pulsa lokal. Bahkan pada masa sekarang email mampu menggeser telepon dan fax.

Pengguna email di tahun 2018 lalu yang di lansir dari Kompas.com dengan mengutip langsung dari akun twiter resmi milik @gmail mengumumkan bahwa saat ini pengguna aktif gmail sudah mencapai 1,5 milyar. Melalui hal demikian penggunaan email  saat sudah menjadi salah satu sarana dakwah bagi para da'i dalam mencampaikan risalah dakwah kepada masyarakat dari semua kalangan baik yang tua maupun yang muda.

3.      Facebook

Siapa yang tidak mengenal Facebook. Hampir semua orang di dunia ini memiliki akun jejaring sosial buatan Amerika ini. Facebook merupakan sebuah situs yang menghadirkan layanan jejaring sosial dimana para penggunanya dapat saling berinteraksi dengan para pengguna lainnya yang berasal dari seluruh penjuru dunia.

Dalam situs jejaring sosial ini, penggunanya dapat mengunggah berbagai informasi mengenai dirinya, sehingga para pengguna facebook lainnya dapat mengetahui informasi tersebut untuk lebih mengenal pemilik akun tersebut. Tidak hanya itu, para pengguna akun facebook juga dapat saling mengomentari berbagai hal seperti tulisan status ataupun informasi lainnya yang mereka bagikan dalam situs jejaring sosial ini.

Facebook saat ini menjadi salah satu platform sosial media yang paling banyak digunakan oleh orang di seluruh dunia. Pasalnya platform sosial media buatan Mark Zuckerberg tersebut mampu bertahan dengan sangat baik.

Jumlah pengguna bulanan Facebook saat ini yang di lansir dari Kumparan.com telah mencapai 2,45 miliar, naik 1,65 persen dari 2,41 miliar pada kuartal kedua 2019. Sementara untuk pengguna aktif harian Facebook mencapai 1,62 miliar, naik 2 persen dari 1,587 miliar pada kuartal sebelumya.

Sebagai salah satu media sosial, facebook tidak hanya berfungsi sebagai hiburan maupun komunikasi antara keluarga atau teman. Media sosial facebook saat ini bagaikan pasar malam yang banyak dikunjungi semua orang dari segala lapisan. Bahkan, para pendakwah pun turut menyebarkan syiar agama melalui akun media sosial ini.

Saat ini banyak sekali para ustad yang telah menggunakan media sosial facebook ini untuk berdakwah, seperti Abdul Somad, Khalid Basalamah hingga Gus Mus dan masih banyak lagi. Kepopuleran konten-konten dakwah yang disajikan facebook sebagai media sosial ini oleh para pemuka agama disebabkan terutama karena ada audience (pasar) yang memang membutuhkan pengetahuan agama.

4.      Instagram

Saat ini, Instagram merupakan salah satu media sosial populer di dunia, termasuk Indonesia yang memiliki berjuta anggota dari beragam tipe akun media sosial. Awal kehadiran Instagram dirintis sebagai aplikasi berbasis iOS, yang kemudian justru dipopulerkan dan dibesarkan namanya oleh para pengguna Android.

Disusun dari dua kata, yaitu “Insta” dan “Gram”. Arti dari kata pertama diambil dari istilah “Instan” atau serba cepat/mudah. Namun dalam sejarah penggunaan kamera foto, istilah “Instan” merupakan sebutan lain dari kamera Polaroid. Yaitu jenis kamera yang bisa langsung mencetak foto beberapa saat setelah membidik objek. Sedangkan kata “Gram” diambil dari “Telegram” yang maknanya dikaitkan sebagai media pengirim informasi yang sangat cepat.

Instagram ini merupakan aplikasi yang digunakan untuk membagikan foto atau vidio. Instagram merupakan suatu aplikasi media sosial yang digunakan sebagai alat untuk mengambil foto atau gambar, menerapkan  filter  digital  (pemberian  efek  pada  foto) serta membagikannya. Instagram memiliki sisi unik yaitu fitur memotong foto menjadi persegi, sehingga sama seperti hasil kamera kodak polaroid atau instamatic.

Seiring berjalannya waktu, semakin banyak pengguna Instagram yang di gunakan sebagai wadah untuk membagikan foto atau  vidio, sehingga para pendakwah pun tertarik untuk membagikan pesan dakwahnya lewat  aplikasi ini. Penggunaan akun Instagram ini tidak hanya dikalangan para pendakwah, melainkan juga dikalangan remaja milenial yang memiliki kesenangan untuk mengaplikasiannya hanya untuk mencari hiburan atau mencari motivasi untuk dirinya. Maka dengan begitu pesan dakwah dalam instagram sangatlah memiliki peluang besar sebagai wadah motivasi serta hiburan bagi remaja milenial.

Tidak hanya menggunakan gambar saja, Instagram juga bisa memposting video, akan tetapi video yang akan di post memiliki durasi yang tidak  terlalu  panjang, sehingga tidak  akan menimbulkan kebosanan terhadap informan. Maka dengan begitu, bisa disimpulkan bahwa Instagram memang sangatlah efektif sebagai media untuk berdakwah yang digunakan para pendakwah saat ini.

5.      Whatsapp Messenger

WhatsApp Messenger merupakan salah aplikasi instant messanging yang memiliki fitur gallery, contact, camera, audio, location, file, document bahkan video. Aplikasi ini mempermudah interaksi sosial dengan orang terdekat yang diinginkan dan menjadi sarana bertukar pengetahuan serta wawasan antar pengguna WhatsApp Messenger.

Perkembangan WhatsApp Messenger sangat pesat sehingga menimbulkan pemanfaatan yang beragam. Berawal hanya untuk perpesanan menjadi penyebaran dakwah Islam. WhatsApp Messenger dimanfaatkan pengguna untuk media komunikasi, kepentingan pribadi karena efesien, efektif, memperkuat eksistensi informasi, bersifat persuasi, menghibur, kontrol sosial serta sebagai media komunikasi dakwah yang di banyak digunakan oleh para pendakwah saat ini.

Dakwah melalui WhatsApp Messenger dapat lebih cepat mempengaruhi massa, karena penyebaran pesan bersifat cepat dan menyeluruh kepada semua kalangan. WhatsApp Messenger sebagai media dakwah dapat memberi informasi pengetahuan tentang  kajian – kajian Islam, mempengaruhi penerima dakwah agar teladan dalam kebijaksanaan, melakukan ma’ruf/kebaikan sesuai ajaran Islam menjahui mungkar serta dapat menjadi pendidikan penerima dakwah dimana yang sebelumnya belum tau menjadi tau akan syariat Islam.

Mengingat hal demikian maka kita semua tau saat ini betapa mudahnya risalah/pesan dakwah disampaikan kepada semua kalangan masyarakat, hal ini karena whatsapp dipandang sangat mudah digunakan dan efesien bagi semua lapisan masyarakat dalam melakukan interaksi antar sesama. Untuk itu saat ini para pendakwah semakin giat menyampaikan pesa-pesan dakwah melalui jejaring internet dengan aplikasi whatsapp ini.

Melalui beberapa media internet yang digunakan oleh para pendakwah diatas, maka akan semakin mudah untuk kita mendapatkan pengetahuan agama. Oleh sebab itu penggunaan teknologi komunikasi dan informasi dalam menyampaikan risalah dakwah ini merupakan hal yang sangat baik untuk terus digiurkan dan mesti kita dukung dengan sepenuh hati, agar pesan-pesan dakwah bisa tersampaikan kepada semua lapisan masyarakat diseluruh penjuru dunia tanpa mengenal batasa waktu dan jarak.

Dengan demikian, dakwah dalam menyebarkan ajaran Islam seperti kandungan Alquran, tauhid, ibadah, akhlak, dan sebagainya tidak lagi disampaikan secara manual-tradisional, akan tetapi secara modern-interaktif menggunakan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi dalam berbagai bentuk yang tersedia di berbagai tempat di dunia global, disediakan oleh berbagai sumber dan dapat diakses dengan mudah, cepat, murah, dan dapat digunakan dalam kelas tradisional-modern maupun dalam kelas maya atau virtual.

Penggunaan jejaring internet melalui berbagai media yang saat ini sudah digunakan oleh para pendakwah, merupakan hal yang membawa angin segar bagi kita semua dalam mempelajari dan memahami ilmu agama dengan mudah.  Hal ini merupakan suatu cara yang cukup efisien dalam menyampaikan pesan-pesan dakwah.

Selain para pendakwah terus menggiatkan diri dalam menyampaikan risalah dakwah, hal ini tentu sangat berdamapk positif bagi semua kalangan masyarakat diseluruh penjuru dunia. Untuk itu saya mengajak kepada kita semua agar terus mendukung kegiatan para pendakwah menyampaikan risalah dakwah melalui jaringan internet ini.

Sebagaimana kita ketahui bahwa internet ini merupakan alat yang kita gunakan sebagai manusia dalam melakukan berbagai aktivitas keseharian kita di era digital masa kini. Pada awalnya internet bersifat netral tergantung siapa pemakainya. Tidak dapat dipungkiri kemajuan teknologi bak pisau bermata dua. Di satu sisi, keberadaan internet menjadi sumber informasi yang positif seperti menjadi lahan dakwah bagi para dai. Namun di sisi lain, terdapat sisi negatif penggunaan internet yakni dengan meningkatnya angka degradasi moral. Oleh karenanya, dalam menghadapi derasnya arus teknologi maka selayaknya kita harus pandai memilah dan memilih. Sikap proporsional haruslah tetap dikedepankan.

Mudah-mudahan dengan para pendakwah memanfaatkan teknologi yang canggih di era digital saat ini untuk menyamapaikan pesan-pesan dakwah, pesan dakwah dapat sampai kepada objek dakwah yang kini sedang asyik berselancar di dunia maya, sehingga ajaran Islam tidak hanya bisa dipelajari di madrasah, masjid dan majelis taklim, tetapi juga dapat dipelajari di dunia maya yang kini banyak dikunjungi umat Islam, terutama generasi muda penerus bangsa. Harapannya,  pesan Alquran dapat membumi di era globalisasi ini. Semoga.

Marilah kita mendukung hal ini serta berlomba-lomba menggunakan sarana yang telah Allah sediakan untuk mendapatkan kebaikan baik kebaikan dunia maupun kebaikan akhirat.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

OPINI "Internet Sebagai Sarana Risalah Dakwah"

  “INTERNET SEBAGAI SARANA RISALAH DAKWAH” Oleh: Kaprawi Rahim (Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam IAIN Bengkulu) kaprawirahim...