New Normal dan Protokol Kesehatan
Oleh Kaprawi Rahim
kaprawirahim07@gmail.com

Pandemi covid-19 sangat berdampak besar pada berbagai sektor, terutama
sektor ekonomi, menindaklanjuti hal tersebut, pemerintah mengambil kebijakan
dengan melakukan penerapan New Normal
ditengah pandemi covid-19 yang masih tersus menyebar luas di lingkungan
masyarakat.
Melalui hal tersebut semua sistem kerja kembali dinormalkan, baik sistem
kerja pemerintahan maupun masyarakat. Meskipun pemerintah telah menyampaikan
penerapan new normal harus tetap memperhatikan protokol kesehtan, seperti
dengan rajin mencuci tangan pakai sabun serta menggunakan masker dan menjaga
jarak, akan tetapi tidak sedikit masyarakat yang belum menerapkan hal tersebut.
Seperti yang saya lihat masih banyak masyarakat yang tidak menggunakan
masker serta tidak menjaga jarak ditempat keramaian seperti yang terjadi di
salah satu pasar Kota Lahat ini. Saya melihat sebagaian besar masyarakat Kota
Lahat ini melakukan aktivitas sehari-hari secara normal namun tidak menerapkan
protokol kesehatan seperti yang di arahkan oleh pemerintah.
Hal ini terjadi karena kepedulian masyarakat terhadap protokol kesehatan
masih sangat kurang dan sangat memerlukan perhatian serta bimbingan khusus oleh
pemerintah dan satgas covid-19 dalam penerapan new normal ini.
Untuk itu saya berpendapat bawah pemerintah harus terus gencar untuk mensosialisasikan
tentang penerapan new normal dan penerapan protool kesehatn ini, dengan selalu
mengawasi tempat-tempat keramain seperti pasar, hotel, dan tempat umum lainnya.
Hal ini perlu mendapat perhatian khusus oleh pemerintah dan masyarakat agar
penerapan new normal ini tidak membawa dampak negatif bagi masyarakat, karena penerapan new normal
ini bisa menjadi sarana penyebaran virus corona jika tidak menerapkan protokol
kesehatan secara baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar