Selasa, 10 Desember 2019

contoh Laporan PPL Dakwah Makro Mikro




BAB 1
PENDAHULUAN

A.    Pemaparan Pelaksanaan
 Dakwah merupakan serangkaian perjuangan keagamaan yang selalu berkaitan dengan aktivitas managerial secara professional untuk mempengaruhi, mengajak dan menuntun manusia menuju kebenaran Islam. Dalam Al-Quran Allah berfirman: “Hai anakku, dirikanlah shalat dan suruhlah manusia mengerjakan yang baik dan cegahlah mereka dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan oleh Allah.” (QS. Luqman: 17)
Kegiatan dakwah mendorong manusia untuk berbuat lebih baik, merupakan suatu proses pengamalan terhadap ajaran agama yang di sampaikan dengan tanpa adanya unsur-unsur paksaan dan dilakukan atas dasar kesadaran akan kewajiban moral setiap individu muslim terhadap agamanya. Untuk saat ini, situasi dan kondisi atau keadaan merupakan faktor yang sangat mempengaruhi terbentuknya sikap manusia dalam amal ma’ruf nahi mungkar.
Mengenai hal itu, mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Jurusan Dakwah Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri Bengkulu melaksanakan kegiatan yang mendukung dalam hal tersebut. Salah satu kegiatan tersebut adalah Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Dakwah Makro Mikro. Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Dakwah Makro Mikro merupakan salah satu bagian kegiatan Akademik mahasiswa yang penyelenggarannya memadukan secara sistematis antara program pendidikan secara teori dengan program keahlian yang diperoleh secara langsung melalui kegiatan praktik lapangan untuk mencapai tingkat keahlian profesional dalam kegiatan dakwah.
Praktik Pengalaman Lapangan Dakwah Makro Mikro merupakan mata kuliah keahlian yang wajib diambil, dan merupakan salah satu tuntutan kompetensi bidang keahlian bagi mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Bengkulu. Mata kuliah ini merupakan mata kuliah lanjutan dari mata kuliah Retorika Dakwah yang telah dipelajari pada semester sebelumnya. Mata kuliah Praktik Pengalaman Lapangan Dakwah Makro Mikro ini memiliki bobot empat  SKS yang tercatat dan diperhitungkan dalam hasil studi secara akademik. Praktik Pengalaman Lapangan Dakwah Makro Mikro ini dilaksanakan di luar kampus seperti, pengajian, majlis ta’lim, masjid dan pondok pesantren.

Pada tanggal 27 September 2019 mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam terdiri dari 12 orang yakni Kaprawi Rahim, Muhammad Yasin, Muhammad Fikri Novendi, Reza Akbar Pratama, Ridho Fans Amelta, Afifa Fadilah, Siti Rahma Zalika, Efri Dewi Fajaria, Henny Ayu Purwanda, Arumi Salsabila, Anexi Tutu Putri, dan Annisa Alifia akan melaksanakan kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan Dakwah Makro Mikro di Masjid Al-Akbar Kelurahan Betungan Kecamatan Selebar Kota Bengkulu, dalam hal ini diserahkan secara langsung oleh Ibu Rini Fitia, S.Ag.,M.Si selaku Dosen Pembimbing Lapangan dan diterima secara baik oleh Bapak Agus selaku Bilal Masjid Al-Akbar Kelurahan Betungan Kecamatan Selebar Kota Bengkulu.
Kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan Dakwah Makro Mikro ini akan dilaksankan selama dua bulan, terhitung dari tanggal 27 September 2019 sampai dengan tanggal 27 November 2019. Dalam kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan Dakwah Makro Mikro mahasiswa melaksanakan kegiatan sesuai dengan program kerja yang telah ditetapkan dan disepakati oleh Panitia, Peserta, Dosen Pembimbing Lapangan serta Pengurus Masjid Al-Akbar. Setelah terhitung selama dua bulan melaksanakan kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan Dakwah Makro Mikro di Masjid Al-Akbar Kelurahan Betungan Kecamatan Selebar Kota Bengkulu, pada tanggal 29 November 2019 dilaksankan penarikan mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan Dakwah Makro Mikro oleh Ibu Rini Fitria, S.Ag.,M.Si selaku Dosen Pembimbing Lapangan dan diserahkan secara langsung oleh Bapak Rismin selaku Ketua Badan Pembangunan Masjid Al-Akbar Kelurahan Betungan Kecamatan Selebar Kota Bengkulu.
B.     Tujuan Laporan
Adapun tujuan laporan kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan Dakwah Makro Mikro sebagai berikut.
1.      Untuk memaparkan kegiatan selama melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan Dakwah Makro Mikro.
2.      Meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang keadaan masjid Al-Akbar sebagai tempat kegiatan Dakwah Makro Mikro.
3.      Sebagai dokumentasi bagi mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam.
4.      Memenuhi tugas akhir dalam kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan Dakwah Makro Mikro.
5.      Sebagai bahan acuan untuk perbaikan dan penyempurnaan kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan Dakwah Makro Mikro yang akan datang.
C.    Sistematika Laporan
BAB I      Pendahuluan. Bab ini berisi tentang Pemaparan Pelaksanaa, Tujuan Laporan, dan Sistematika Laporan           
BAB II     Gambaran Umum Lokasi PPL Dakwah Makro Mikro. Bab ini berisi tentang Sejarah Berdiri dan Perkembangan Lembaga, Sarana dan Prasarana, Keadaan Jamaah, dan Struktur Organisasi.
BAB III    Program Kerja. Bab ini berisi tentang Program Kerja Mahasiswa Praktik, Faktor Pendukung dan Penghambat Program Kerja, Evaluasi Program Kerja dan Rekomendasi.
BAB IV    Penutup. Bab ini berisi tentang Kesimpulan dan Saran.
























BAB II
GAMBARAN UMUM LOKASI PPL DMM

A.    Sejarah Berdiri dan Perkembangan Masjid Al-Akbar
Masjid Al-Akbar Kelurahan Betungan Kecamatan Selebar Kota Bengkulu, pada awalnya berdiri atas dasar pemikiran Bapak Rismin yang pada waktu itu baru menjabat sebagai Ketua RW 02 Kelurahan Betungan. Selaku orang yang dituakan dilingkungan masyarakat Bapak Rismin melihat dan menimbang perkembangan zaman dengan mencoba merumuskan pemikiran serta keingianan melalui usaha memanfaatkan fasilitas lahan fasum yang disediakan oleh pihak penyumbang dalam hal ini Perumahan Perumnas cabang Bengkulu dengan ukuran ± 200 m2 untuk pembanguan Masjid Induk Kecamatan.
Melalui jabatan yang diemban selaku Ketua RW 02 Kelurahan Betungan Bapak Rismin secara langsung mengurus semua administrasi yang diperlukan untuk proses pembanguanan masjid induk tersebut, baik kepada perumahan perumnas, masyarakat, donator, serta pengajuan proposal ke luar lingkungan masyarakat untuk dapat berpartisifasi dalam pembanguan masjid induk tersebut.
Melalui proses kerja keras siang dan malam oleh panitia selama kurun waktu satu tahun, akhirnya pembangunan masjid induk ini bisa terlaksana dan diterima masyarakat serta pihak penyumbang. Peletakan batu pertama dilakukan oleh Ketua RW 02 Bapak Rismin pada tanggal 13 Desember 2015 disaksikan oleh masyarakat serta para pendukung pembanguan masjid induk tersebut. Pada kesempatan itu juga secara langsung dibentuk kepengurusan masjid Al-Akbar untuk periode pertama.
Pada awalnya pembanguan masjid ini berukuran 18x18 m, dalam kurun waktu empat tahun terakhir hingga saat ini proses  pembanguan masjid masih terus berlangsung dan diperbesar menjadi 30x30 m. Saat ini masjid Al-Akbar bisa menampung ±2000 orang jamaah. Seiring perkembangan pembanguan masjid Al-Akbar Bapak Rismin mengajak ibu-ibu untuk membentuk Majlis Ta’lim serta membentuk Remaja Islam Masjid pada tanggal 15 Desember 2018 untuk remaja dilingkungan Kelurahan Betungan. Bapak Rismin melalui kerja sama dengan ibu Yurnida dan ibu Ainun, S.Ag juga membentuk Diniyah Takmiliyah Awaliyah Al-Akbar untuk anak-anak belajar ilmu agama.




B.     Sarana Prasarana
Sebagai lembaga yang senantiasa digunakan untuk kegiatan ibadah bagi masyarakat kelurahan betungan dan masyarakat umum, masjid Al-Akbar memiliki sarana prasarana yang cukup. Untuk gambaran fasilitas yang dimiliki bisa dilihat dalam tabel berikut:
NO
FASILITAS
JUMLAH
1
Ampli Fale
2  Unit
2
Al-Qur’an
± 50  Buah
3
Yasin
± 150 Buah
4
Buku Perpustakaan
± 200 Buah
5
Ambal
± 80 Buah
6
Gedung Belajar Mengaji
1  Gedung
7
Kranda Jenazah
1  Unit
8
Vacum Cleaner
1  Unit
9
Tempat Pemandian Jenazah
1  Unit
10
Motor Roda Tiga
1  Unit
11
Lemari Kayu
1  Unit
12
Rak Etalase
3  Unit
13
Tabung Gas
1  Unit
14
Kompor
1  Unit
15
Kipas Angin
6  Unit
16
Teng Semprot
1  Unit
17
Kotak Amal
4  Unit
18
Gedung Marbot
1  Gedung
19
Rak Sepatu
1  Unit
20
Tedmon
1  Unit
21
Despenser
1  Unit
22
Kotak Sampah
2  Unit
23
Papan Informasi
3  Unit
24
Mimbar
1  Unit
25
Jam Dinding
2  Unit
26
Shond Sistem
2  Unit


C.    Keadaan Jamaah
sebagai tempat ibadah bagi masyarakat, masjid Al-Akbar Kelurahan Betungan ini mampu menampung ±2000 orang jamah. Akan tetapi dalam kegiatan rutinitas ibadah sholat lima waktu tidak semua masyarakat bisa melaksanakan di masjid Al-Akbar ini. Pada umumnya jamaah sholat lima waktu masjid Al-Akbar ini didominasi oleh masyarakat setempat dengan kisaran bapak-bapak  ±25 orang , Remaja ±10-15 orang dan ibu-ibu ± 5-10 orang.
Pada saat sholat jum’at jamah yang hadir di masjid Al-Akbar ini kisaran 300-500 orang, tidak hanya itu Jamaah masjid Al-Akbar ini juga aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan baik di lingkungan masyarakat maupun di dalam masjid ini sendiri, seperti menghadiri Peringatan Hari Besar Islam, Takziah ditempat warga yang meninggal, Pengajian rutin anak-anak Remaja Islam Masjid dan lain-lain.
D.    Struktur Organisasi
Untuk mendukung kegiatan ibadah yang baik di masjid Al-Akbar Kelurahan Betungan Kecamatan Selebar Kota Bengkulu, maka dibentuk struktur kepengurusan masjid dalam bentuk tabel sebagai berikut.
NO
NAMA
JABATAN
1
Yantordin, S.Sos
Ketua BKM
2
Aziz Sastrawan
Sekretaris
3
Al-Azhari
Bendahara
4
Iwan Zendri
Imam
5
Azzuri, S.Ag
Khotib
6
Hilmi
Bilal
7
Rismin
Ketua Pembangunan
8
Darusallam
Marbot
Untuk bagan struktur kepengurusan masjid Al-Akbar Kelurahan Betungan Kecamatan Selebar Kota Bengkulu dapat dilihat pada halaman lampiran.





         

BAB III
PROGRAM KERJA

A.    Program Kerja Mahasiswa Praktik
Dalam melaksanakan kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan Dakwah Makro Mikro di masjid Al-Akbar Kelurahan Betungan Kecamatan Selebar Kota Bengkulu, ada beberapa program kerja yang dijadikan sebagai bahan acuan bagi penulis, antara lain.
1.      Menggantikan tugas mengajar Ustadzah di DTA Al-Akbar
Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA) Al-Akbar merupakan lembaga khusus bagi anak-anak sebagai tempat belajar yang didirikan atas dasar pemikiran bapak Rismin yang bekerja sama dengan ibu Yurnida dan Ibu Ainun, S.Ag. Pada dasarnya lembaga ini bertujuan untuk mencerdaskan anak-anak di Kelurahan Betungan dalam hal ilmu agama khususnya mengaji.
Kegiatan belajar di lembaga Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA) Al-Akbar ini dilakukan lima hari dalam satu minggu, yakni Senin, Selasa, Rabu, Kamis dan Sabtu. Adapun penulis menggantikan jadwal mengajar pada hari Rabu pukul 07.00-09.00 WIB, dengan metode hapalan serta praktik secara langsung sesuai materi yang disampaikan.
2.      Mengikuti kegiatan Yasinan setiap malam  Jum’at bersama RISMA
Remaja Islam Masjid (RISMA) Al-Akbar berdiri pada tanggal 15 Desember 2018, saat ini Remaja Islam Masjid Al-Akbar memiliki 20 orang anggota  aktif yang langsung dipimpin oleh ketua Dayu Alvaro. Remaja Islam Masjid Al-Akbar ini sangat berperan dilingkungan masyarakat.
Adapun yang menjadi kegiatan Remaja Islam Masjid ini ialah, pertemuan setiap malam Jum’at dengan agenda membaca surat yasin, mengikuti acara Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) di masjid seperti, Maulid Nabi, Isra’Mi’raj, Tahun Baru Islam. Serta aktif dalam kegiatan di masyarakat seperti Takziah ditempat orang yang meninggal.
Dalam pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan Dakwah Makro Mikro penulis juga ikut berperan mengikuti kegiatan yang diadakan Remaja Islam Masjid seperti Yasinan setiap malam Jum’at, Rapat persiapan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan lain-lain.


3.      Kebersihan Masjid dan Sekitarnya
Melalui kesepakatan bersama antara Dosen Pembimbing Lapangan dengan Peserta Praktik Pengalaman Lapangan Dakwah Makro Mikro kegiatan kebersihan masjid termasuk dalam program kerja mahasiswa selama melaksankan kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan yang dilakukan satu kali dalam dua minggu, adapun penulis juga ikut berperan dalam kegiatan tersebut.
4.      Melaksanakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
Acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu acara besar yang dilakukan setiap tahun, dalam hal ini mahasiswa peserta Praktik Pengalaman Lapangan Dakwah Makro Mikro bekerjasama dengan anggota Remaja Islam Masjid Al-Akabar mengadakan kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada tanggal 11 November 2019.

Pada dasarnya program kerja yang dijadikan dasar utama peserta Praktik Pengalaman Lapangan Dakwah Makro Mikro lebih kepada kegiatan membantu mengajar di Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA) Al-Akbar. Dalam hal ini penulis dijadwalkan mengajar pada setiap hari Rabu selama kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan Dakwah Makro Mikro dilaksanakan.
B.     Faktor Pendukung dan Penghambat Program Kerja
1.      Faktor Pendukuung
a.       Pengetahuan mahasiswa di bidang dakwah yang didapatkan selama belajar di semester sebelumnya.
b.      Fasilitas yang dimiliki mahasiswa peserta Praktik Pengalaman Lapangan Dakwah Makro Mikro seperti, Handphone, Sepeda Motor dan Laptop.
c.       Kesediaan pengurus dan masyarakat di lingkungan masjid Al-Akbar menerima peserta Praktik Pengalaman Lapangan Dakwah Makro Mikro.
d.      Kerjasama yang baik antara mahasiswa peserta Praktik Pengalaman Lapangan Dakwah Makro Mikro dengan Pembimbing Lapangan.
e.       Adanya dukungan, bimbingan serta pengarahan Dosen Pembimbing Lapangan dan Pembimbing lapangan dalam pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan Dakwah Makro Mikro.
f.       Adek-adek Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA) Al-Akbar yang semangat dalam kegiatan belajar.

2.      Faktor Penghambat
a.       Kegiatan perkulihan yang setiap hari pulang sore, membuat penulis kelelahan dalam mengkuti kegiatan yasinan setiap malam Jum’at oleh Remaja Islam Masjid (RISMA).
b.      Lokasi Praktik Pengalaman Lapangan Dakwah Makro Mikro yang jauh dengan penulis, membuat penulis membutuhkan banyak tenaga dan biaya untuk bisa menuju lokasi Praktik Pengalaman Lapangan Dakwah Makro Mikro.
c.       Kurangnya komunikasi dan kerjasama yang baik pengurus masjid Al-Akbar, membuat penulis dan mahasiswa pesrta Praktik Pengalaman Lapangan Dakwah Makro Mikro kurang mendapat perhatian serius oleh pengurus masjid.
d.      Tidak adanya silabus pembelajaran, membuat penulis kesulitan mengajar adek-adek Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA) Al-Akbar.
e.       Teknik penguasaan karakteristik adek-adek Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA) Al-Akbar yang masih kurang.
f.       Adanya siswa yang membuat kegaduhan di dalam kelas, sehingga mengganggu siswa lain yang ingin belajar.
C.    Evaluasi Program Kerja
Proses pelaksanaan program kerja peserta Praktik Pengalaman Lapangan Dakwah Makro Mikro di masjid Al-Akbar Kelurahan Betungan Kecamatan Selebar Kota Bengkulu, tentunya banyak sekali berbagai kelemahan, hambatan serta kekurangan dalam pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan Dakwah Makro Mikro. Untuk itu penulis sangat menyadari hal tersebut, maka dari itu melalui penulisan laporan ini penulis memberikan evaluasi tersendiri dalam pelaksanaan program kerja selama melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan Dakwah Makro Mikro.
Pertama, dalam hal mengajar adek-adek Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA) Al-Akbar, penulis masih banyak mengalami kekurangan dalam berbagai aspek seperti penguasaan kelas, penguasaan karakteristk adek-adek yang masih kurang, serta penguasaan materi belajar, untuk itu perlu adanya peningkatan usaha kerja keras bagi penulis agar kedepan bisa maksimal dalam melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan.
Kedua, melalui kegiatan yasinan yang dilakukan setiap malam Jum’at oleh Remaja Islam Masjid, penulis beberapa kali mengalami keterlambatan hadir karena faktor tempat yang jauh, oleh karena itu penulis harus lebih ekstra dan datang lebih awal dalam kegiatan yasinan yang dilakukan seminggu sekali oleh Remaja Islam Masjid Al-Akbar.

Ketiga, proses kebersihan yang disepakati bersama antara Dosen Pembimbing Lapangan, Pembimbing Lapangan/Pamong serta peserta Praktik Pengalaman Lapangan Dakwah Makro Mikro yang dilaksanakan dua minggu sekali, dalam hal ini penulis hanya bisa berpartisifasi sekali selama kegiatan berlangsung karena faktor kegiatan rutinitas mengaji di Laboraturium KPI, untuk itu penulis telah mengusulkan pergantian hari dalam pelaksanaan kebersihan masjid tersebut.
Keempat, acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dilaksankan oleh peserta Praktik Pengalaman Lapangan bekerjasama dengan Remaja Islam Masjid Al-Abar, banyak sekali kesalahan yang terjadi seperti miskomunikasi antar pesrta Praktik Pengalaman Lapangan Dakwah Makro Mikro, hal ini membuat penulis serta tim kurang maksimal dalam melaksanakan kegiatan tersebut. Untuk itu penulis telah mengajak tim untuk selalu berkomunikasi dalam setiap kegiatan.
D.    Rekomendasi
Secara rinci rekomendasi akan penulis paparkan dalam bab terakhir penulisan laporan Praktik Pengalaman Lapangan Dakwah Makro Mikro, namun secara umum dalam melakukan kegiatan Perakitk Pengalaman Lapangan Dakwah Makro Mikro mahasiswa peserta Praktik Pengalaman Lapangan Dakwah Makro Mikro perlu meningkatkan kemampun serta pengetahuan diri untuk mengembangkan kompetensi dibidang mengajar serta berdakwah seperti, kemampuan menguasai karaktersitik pesrta didik, penguasaan ilmu pengetahuan serta penguasaan psikologi peserta didik. Hal ini bertujuan untuk memudahkan mahasiswa dalam melaksanakan kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan.
Untuk mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Institut Agama Islam Negeri Bengkulu yang nantinya akan melaksanakan kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan Dakwah Makro Mikro, diharapkan laporan ini dapat dijadikan  sebagai bahan acuan dalam penguasaan peserta didik, berinteraksi dengan masyarakat, komunikasi antar sesama peserta Praktik Pengalaman Lapangan serta untuk pembuatan laporan akhir Praktik Pengalaman Lapangan Dakwah Makro Mikro.







BAB IV
PENUTUP


A.    Kesimpulan
Praktik Pengalaman Lapangan Dakwah Makro Mikro (PPL DMM) merupakan wadah bagi mahasiswa untuk belajar berinteraksi secara langsung kepada masyarakat. Melalui kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan Dakwah Makro Mikro yang diselenggarakan Jurusan Dakwah ini mahasiswa bisa memperkaya ilmu pengetahuan dibidang dakwah dan bermasyarakat.
Selain itu mahasiswa memiliki kesempatan untuk bisa mengaplikasikan pengetahuan yang selama ini didapatkan di bangku perkulihan secara teoritis ke dalam bentuk Praktik Lapangan secara langsung. Dengan demikian, melalui kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan Dakwah Makro Mikro mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam dapat memperoleh pengalaman-pengalaman yang berharga.
B.     Saran
Berdasarkan hasil kesimpulan dari penyusunan laporan ini, maka terdapat beberapa hal yang dapat dijadikan rekomendasi atau saran yaitu:
1.      Diharapkan pengurus masjid Al-Akbar Kelurahan Betungan Kecamatan Selebar Kota Bengkulu bisa menjalin komunikasi dan kerjasama yang baik dengan masyarakat untuk terciptanya keharmonisan dalam menjalankan tugas sebagai pengurus.
2.      Dosen Pembimbing Lapangan diharapkan betul-betul memberikan bimbingan dan arahan terhadap mahasiswa bimbinganya dengan cara aktif melakukan kunjungan pada masjid tempat melakukan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) Dakwah Makro Mikro.
3.      Diharapkan pada Pamong/Pembimbing Lapangan untuk lebih memperhatikan serta memberi pengarahan yang jelas kepada peserta Praktik Pengalaman Lapangan Dakwah Makro Mikro.
4.      Mahasiswa  hendaknya  sejak dini telah mempersiapkan secara matang segala kebutuhan dan keperluan pada saat akan melaksanakan kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan Dakwah Makro Mikro.


3 komentar:

OPINI "Internet Sebagai Sarana Risalah Dakwah"

  “INTERNET SEBAGAI SARANA RISALAH DAKWAH” Oleh: Kaprawi Rahim (Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam IAIN Bengkulu) kaprawirahim...